Berita

Studi Tiru Desa Sadar HAM dari Kementerian HAM Bangka Belitung

Kantor Wilayah Kementerian HAM Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Studi Tiru Desa Sadar HAM di Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Senin (09/02). Kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Brangsong ini menjadi ajang pembelajaran langsung mengenai praktik pelayanan publik berbasis Hak Asasi Manusia (HAM). Tim Kanwil Kementerian HAM Jawa Tengah turut mendampingi rombongan dari Bangka Belitung dalam meninjau implementasi Desa Sadar HAM di wilayah tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Camat Brangsong, Yunan Arief Rakhman, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kecamatan Brangsong memiliki komitmen untuk terus mengembangkan pelayanan publik berbasis HAM meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana.

"Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan Pelayanan Publik Berbasis HAM di lingkungan Kecamatan Brangsong dengan memenuhi sarana dan prasarana penunjang pelayanan publik meskipun belum optimal namun komitmen kami untuk melakukan pemenuhan pelayanan publik berbasis HAM,” jelas Yunan.

Selain aspek fasilitas, Camat Brangsong juga menyoroti pentingnya sistem pelayanan yang inklusif. Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan dan desa telah mulai memperhatikan keterwakilan perempuan dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa serta pemenuhan sumber daya manusia dengan perspektif gender.

Paparan materi selanjutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kendal, Yanuar Fathoni. Ia mengungkapkan bahwa Brangsong dipilih karena memiliki banyak prestasi dalam program pemberdayaan masyarakat.

Pada sesi tanya jawab dipimpin oleh Kepala Kanwil Kementerian HAM Bangka Belitung, Suherman, memperkenalkan kondisi sosial, budaya, dan geografis wilayah Bangka Belitung. Selanjutnya Suherman juga menanyakan terkait pemenuhan terhadap akses Kesehatan, olah raga dan cara Kanwil HAM Jawa Tengah menjadikan Kecamatan Brangsong menjadi Desa Sadar HAM.

“Kami ingin mengetahui bagaimana pemenuhan akses kesehatan bagi warga, baik melalui fasilitas pusat kesehatan maupun sarana olahraga yang mendukung kesehatan masyarakat.

 

Share :